SAP VULVA HYGIENE



SATUAN ACARA PENGAJARAN 
(SAP)

Topik               : vulva hygiene
Sub topic         : vulva hygiene
Waktu             :
Hari/tanggal    :
Tempat            :
Sasaran            : Ny.
===============================================================
A. Tujuan
1.   Tujuan Umum
 Setelah mendapatkan informasi kesehatan mengenai perawatan vulva (vulva hygiene), diharapkan peserta akan mampu melakukan perawatan vulva secara mandiri sehingga resiko infeksi dapat dihindari.
2.   Tujuan Khusus
Setelah mengikuti pendidikan kesehatan selama 15 menit , sasaran  akan mampu:
a.       Menyebutkan pengertian vulva hygiene.
b.      Menyebutkan tujuan vulva hygiene.
c.       Menyebutkan kapan saja dilakukan vulva hygiene.
d.      Menyebutkan bahan dan alat yang digunakan untuk vulva hygiene.
e.       Mendemonstrasikan cara perawatan vulva.

B. Metode Penyampaian
1.            Ceramah dan Tanya jawab
2.            Demonstrasi

C. Media
Bahan dan alat untuk vulva hygiene, seperti: Kapas, air bersih, tissu, pembalut, kassa.

D. Materi
1.      Pengertian vulva hygiene
2.            Tujuan vulva hygiene
3.            Bahan dan alat yang digunakan untuk melakukan vulva hygine
4.            Cara dan teknik  vulva hygiene.

E. Kegiatan Belajar Mengajar / Pendidikan Kesehatan
Tahap
Kegiatan Pengajar
Kegiatan Sasaran
Media & alat Pengajaran
Pendahuluan
(3 menit)
1.    Memperkenalkan diri.
2.    Melakukan “apersepsi” tentang perawatan vulva

Menjawab
pertanyaan 
 -
Penyajian
(7 menit)
3.    Menjelaskan :
a.   Pengertian vulva hygiene.
b.   Tujuan vulva hygiene.
c.   Bahan-bahan dan alat yang digunakan  dalam vulva hygiene

Memperhatikan




Kapas, air bersih, tissu,
Pembalut, kassa.

4.    Menanyakan tentang materi-materi yang belum jelas
Bertanya mengenai hal-hal yang belum jelas
 -
(3 menit)
5.    Mendemonstrasikan cara perawatan vulva
Mmperhatikan
Bahan dan alat sebagaimana di atas

6.         Menanyakan tentang hal-hal yang belum jelas
7.    Meminta peserta untuk meredemonstrasikan cara perawatan vulva
Bertanya hal-hal yang belum jelas
Redenmonstrasi cara perawatan vulva.
 -
Penutup
(2 menit)
8.    Menutup pertemuan
a.   Myakinkan peserta untukselalu menjaga kebersihan.
b.   Salam pamit meninggalkan ruangan.



-

F.   Evaluasi
a. Lisan     
Sebutkan pengertian vulva hygiene.
1.      Sebutkan tujuan vulva hygiene.
2.      Sebutkan bahan dan alat yang digunakan untuk perawatan vulva
b.   Demonstrasi :
Mlihat dan mengevaluasi demonstrasi perawatan vulva oleh peserta.

G.  Referensi 

Kusyati, Eni dkk. 2003. Keterampilan dan prosedur keperawatan dasar.     Semarang: Kilat Press
Potter, Perry. 2005. buku ajar fundamental keperawatan edisi 4 vol. 2.             Jakarta: EGC  




Lampiran Materi

VULVA HYGIENE
A.       Pengertian dan tujuan
Vulva hygiene adalah membersihkan daerah kemaluan dan sekitarnya pada wanita. Daerahnya meliputi daerah genital dan perineal.
Membersihkan daerah genital tidah hanya dilakukan ketika mandi tetapi hendaknya juga dilakukan setelah selesai buang air besar dan atau buang air kecil. Hal ini dilakukan karena daerah tersebut merupakan sumber bakteri baik dari dalam maupun dari luar. Bakteri dari luar ada karena daerah tersebut cenderung lembab. Adanya bakteri di daerah tersebut merupakan resiko terjadinya infeksi saluran kencing (ISK).
Selain bertujuan untuk menjaga kebersihan, perawatan vulva juga untuk mencegah terjadinya infeksi, dan juga memberikan rasa nyaman.
B.        Bahan dan alat :
  1. Peralatan :
  2. Kapas basah / sublimat untuk desinfektan
  3. Desinfektan sesuai dengan kebutuhan
  4. Handuk besar: 2 buah
  5. Air hangat dan dingin dalam baskom
  6. Tempat membersihkan (cebok) berisi larutan desinfektan
  7. Waslap: 2 buah
  8. Pinset
  9. Bengkok
  10. Pengalas glutea
  11. Pispot
  12. Sarung tangan

C.       Langkah Kerja
  1. Tahap Orientasi
  2. Memberikan salam kepada pasien dan sapa nama pasien
  3. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan padaklien/keluarga
  4. Menanyakan persetujuan dan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan
  5. Tahap Kerja
  6.  
  7. Memasang sampiran/menjaga privacy
  8. Masang selimut mandi
  9. Mengatur posisi pasien dorsal recumbent
  10. Memasang alas dan perlak dibawah pantat
  11. Gurita dibuka, celana dan pembalut dilepas bersamaan dengan pemasangan pispot, sambil memperhatikan lochea. Celana dan pembalut dimasukkan dalam tas plastic yang berbeda
  12. Pasien disuruh BAK/BAB
  13. Perawat memakai sarung tangan kiri
  14. Mengguyur vulva dengan air matang yg merisi larutan desinfektan
  15. Pispot diambil
  16. Mendekatkan bengkok ke dekat pasien
  17. Memakai sarung tangan kanan, kemudian mengambil kapas sublimat / basah. Membuka vulva dengan ibu jari dan jari telunjuk kiri
  18. Membersihkan vulva mulai dari labia mayora kiri, labia mayora kanan, labia minora kiri, labia minora kanan,vestibulum, perineum. Arah dari atas ke bawah dengan kapas basah / sublimat (1 kapas, 1 kali usap)
  19. Perhatikan keadaan perineum. Bila ada jahitan, perhatikan apakah lepas/longgar, bengkak/iritasi. Membersihkan luka jahitan dengan kapas basah
  20. Menutup/mengompres luka dengan kassa yang telah diolesi salep/betadine
  21. Memasang celana dalam dan pembalut
  22. Mengambil alas, perlak dan bengkok
  23. Merapikan pasien, mengambil selimut mandi dan memakaikan selimut pasien
  24. Tahap Terminasi
  25. Mengevaluasi hasil tindakan yang baru dilakukan
  26. Berpamitan dengan pasien
  27. Membereskan dan kembalikan alat ke tempat semula
  28. Mencuci tangan
  29. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

Comments

Popular Posts